Jumat, 30 Maret 2012

Anthrax Akan Membuat Jakarta Semakin Panas Hari Ini





Jakarta 31 Maret 2012 Yeaahh!!! Jakarta weekend ini sangat ini panas dari mulai suhu yang  semakin meningkat ditambah pula dengan rencana kenaikan harga BBM yang membuat kemaren para demonstran ricuh. Tapi dengan semua itu tidak mengurungkan niat Anthrax untuk bermain di Jakarta Indonesia pada hari ini Sabtu, 31 Maret 2012 di Pantai Carnaval Ancol Beach City Jakarta. Anthrax dan juga HellYeah akan semakin membuat Jakarta semakin panas, dimana para metal head dari segala penjuru Indonesia akan hadir disini.
Dimana penggemar Anthrax di Indonesia untuk siap-siap menyaksikan konser yang sudah lama ditunggu – tunggu, mereka telah mendarat di Indonesia, Kata Bapak Ditter selaku Media & Promotion manager dari promotor Blade Indonesia yang mendatangkan Anthrax. Band yang terdiri dari 5 personel yaitu Charlie Benante (Drum), Scott Ian (guitar), Frank Bello (Bass), Rob Caggiano (Guitar), Joe Belladonna (Vocal) sudah tiba di Jakarta dan Scott Ian dari Anthrax kemarin langsung Press Conference dengan rekan media di Hotel Sheraton Media Jakarta. “Yeah” suatu teriakan yang dilontarkan Scott Ian ketika tiba di Press Conference kemari sore, dan suatu perjalanan yang sangat panjang dan memakan waktu sekitar 25 jam dari rumahnya sampai ke hotel di Jakarta. Dan mereka sangat siap untuk tampil hari ini, dimana konser Anthrax ini dapat dibilang special karena ini kali pertama dan khusus untuk tampil di Jakarta, kedatangan mereka khusus untuk membayarkan rasa pecinta thrash metal menikmati konser yang sangat ditunggu karena mereka sudah menunggu penampilan Anthrax sejak lama. Konser tour di Jakarta sempat tertunda pada bulan Desember 2011 lalu, karena ibu dari personel Anthrax Charlie Benante dan Frank Bello mengalami sakit dan akhirnya mereka menunda tournya ke Indonesia dan Jepang. Anthrax akan menghapus kekecewaan dari tour yang tertunda ini dan akan menampilkan penampilan terbaiknya dengan menjadikan kesan tersendiri bagi fans fans nya di Indonesia. Dan sebelum Anthrax main, para metal head pun disuguhi oleh band yang wajib ditonton, HellYeah band Heavy Metal dari Amerika ini membuka konser Anthrax di Jakarta yang terdiri dari Chad Gray dan Greg Tribbett (Mudvayne), Tom Maxwell (Nothingface), Bob Zilla (Damageplan), dan Vinnie Paul (Pantera dan Damageplan)
        Tiket yang dijual dari pihak promotor untuk festival A Rp 420.000 dan untuk festival B Rp. 300.000. dan tiket masih akan tersedia di on the spot . Jadi yang belum membeli tiket silahkan lari-lari kecil menuju venue jika ingin menonton band cadas ini.

Written by Raka Aji Saputra
Photo by Greg

Rabu, 28 Maret 2012

GOOD.TEAM PRESENT "FRIENDS NIGHT V.5"




FRIENDS NIGHT v.5 sebuah acara mutakhir yang didedikasikan dari GOOD.FRIENDS untuk GOODNIGHT ELECTRIC. Acara yang diselenggarakan tanggal 24.03.2012 ini diadakan di Dea Tower, Ground Floor Mega Kuningan, Jakarta (@ Panacea Resto), acara FRIENDS NIGHT ini sendiri sudah di adakan untuk yang ke-5 kalinya. FRIENDS NIGHT v.1 diadakan di Darmint Cafe yang sekaligus bertepatan dengan anniversary Goodnight Electric dan anniversary 1st Good.Friends, FRIENDS NIGHT v.2 diadakan di Cikini, FRIENDS NIGHT v.3 di Breww, FRIENDS NIGHT v.4 di FX, dan FRIENDS NIGHT v.5 di Panacea Resto.

Mari kita bahas saat acara berlangsung! Di buka oleh duo MC yang absurd, penuh dengan silat-silat lidah yang mahir membuat audience yang datang terhibur olehnya. Masuk ke pengisi acara pertama dibuka oleh BLHB yang mengusung genre 8bit Music/Chiptunes. HOUSE mendapat giliran selanjutnya, band yang mengusung British Pop ini tampil dengan aduhayy. Lalu dilanjutkan oleh THE SANWANI, MR. CLAUDIO, ROOINS yang sama-sama mengusung genre Power Pop. WHITE COLLAR BOYS (British Pop) yang selanjutnya menunjukkan potensi mereka di FRIENDS NIGHT. "Sorry nih, agak berantakan. maklum belum latihan ini", ucap Avi (Vokalis) setelah memainkan lagu ke 2, tapi mereka tetap kece sampai lagu ke-3 yang sekaligus menjadi lagu terakhir WCB. Band yang satu ini sangat berbeda dari band-band lain yang mengisi acara ini, dengan bermodalkan genre Hardcore mereka berhasil membuat crowd semakin memanas. Lalu di susul SKIPPOP (British Pop), STARWICK (Geek Rock), ONE MAN KARAOKE (Power Pop), dan THE CELLO (Power Pop) yang menjadi senjata pamungkas sebagai band terakhir sebelum GOODNIGHT ELECTRIC.



WHOZZZAAAA.. GOODNIGHT ELECTRIC yang sudah bersiap untuk membuat crowd menjadi S.U.P.E.R.B!! Walaupun GOODNIGHT ELECTRIC pada malam itu minus Oomleo dan di gantikan oleh Udin Kobra (Manager GE) tapi penampilan mereka tetap skkooyyy!! "Sebenarnya GOODNIGHT ELECTRIC bisa saja bubar, tapi berkat support dari kalian (GOOD.FRIENDS) kami akhirnya semangat lagi untuk jalan kembali", ujar Batman (Vokalis+Programmer GE). Sebuah band tanpa dukungan penuh dari fans itu memang sangat di butuhkan, istilahnya fans dan band-nya itu simbiosis mutualisme!! Dengan song-lists dari album pertama dan kedua hingga lagu baru dari GOODNIGHT ELECTRIC membuat penonton ber-ajojing bersama. ENJOYY!!! Yup, lagu ke-10 menjadi lagu terakhir dari GOODNIGHT ELECTRIC, dengan membawakan lagu The Supermarket I Am In.

Di Akhir acara, kami sempat berbincang dengan salah satu dedengkot GOOD.FRIENDS untuk lebih tahu tentang acara ini.

M.A.L.U: Gimana sih bisa tercetus pikiran untuk membuat acara FRIENDS NIGHT?
MAIL: Awalnya sih GOOD.FRIENDS  nongkrong-nongkrong biasa sama Batman, Oomleo, Bondi di Ruang Rupa, lalu sempat kepikiran kenapa kita gak bikin acara aja dengan tujuan naikin nama GOODNIGHT ELECTRIC lebih luas lagi, dan juga ajang silaturahmi antar GOOD.FRIENDS. Yaudah akhirnya terlaksana acara FRIENDS NIGHT.
M.A.L.U: SEEDDAAPP!!! Nah, harapan lo untuk GOOD.FRIENDS dan GOODNIGHT ELECTRIC tuh apa sih gengs?
MAIL: Harapan gue yaaa kepengen temen-temen GOOD.FRIENDS sukses di bidangnya, seperti di bidang seni, band dan banyak lagi. Jangan lupa juga sama GOOD.FRIENDS yang lain kalo kita itu dulu sama-sama berjuang, dan ngerasain-lah senang dan susahnya sama-sama. Kalau harapan gue buat GOODNIGHT ELECTRIC yaa cepet-cepet selesain album ke-3, udah gak sabar gue juga nungguin album ke-3 hehehe. lebih sukses lagi dalam berkarya dan jangan lupa juga lah sama GOOD.FRIENDS!!

WOOP-WOOP, tentunya masih akan ada lagi FRIENDS.NIGHT Vol. selanjutnya. Kita nantikan gengsss!!!


--segrrerra--

Written: aldooink
Photo: @goodfriendsteam + aldooink

Kamis, 15 Maret 2012

Nuansa Nostalgia di Music Gallery 2012

Sabtu 10 Maret 2012, untuk kedua kalinya FEUI sukses mengadakan acara yang bernama Music Gallery. Dengan mengusung tema Discography, para band pengisi acara akan membawakan musiknya sesuai dengan history perjalanan bermusik mereka. Diadakan di Upper Room Annex Building, Hotel Nikko, acara dimulai pada pukul 4 sore dengan penampilan dari band-band indie lokal yang bermain di 2 stage yang berbeda, yaitu Gallery Stage dan Main Stage. Band-band seperti R.A.T , Zorv, Plainlied, Cascade, Swimming Elephants, Backwood Sun, Roman Foot Soldiers, Jali-Jali, Bard Shuffle, Luscious Monday, Lundi Groove mengisi line up di Gallery Stage.Sedangkan di Main Stage, The Tress and The Wild tampil dengan membawakan beberapa lagu dari album baru mereka. Dried Cassava juga cukup memukau penonton yang hadir disana.
Setelah itu, suasana nostalgia terasa ketika The Adams tampil. Band yang sudah jarang terlihat manggung ini membawakan lagu-lagu andalan mereka seperti Waiting, Halo Beni, Selamat Pagi Juwita, Pijakan, Hanya Kau, dan ditutup dengan Konservatif yang membuat kita serasa balik ke masa lalu. Pure Saturday juga tampil begitu aktraktif di panggung, terutama sang vokalis, Iyo yang sering mengajak penonton bernyanyi bersama disetiap lagu seperti Di Bangku Taman, Spoken, Kosong, dan Desire. LightHouse, salah satu lagu yang masuk ke album baru mereka juga tidak lupa dibawakan. Kejutan terjadi ketika secara spontan mereka membawakan Don’t Look Back In Anger, sebuah nomor milik Oasis. Kontan, penonton langsung berteriak riuh dan menyambut lagu tersebut dengan sing along. Mungkin terasa sulit mengharapkan Oasis untuk datang ke Indonesia, tapi membayangkan mereka ketika Pure Saturday bermain sepertinya tidak ada salahnya.
Mantan “Raja Pensi”, The Upstairs, masih membuat kita bertahan di “masa lalu”. Jimmi, sang frontman masih memukau dengan gaya dansanya yang tak tentu arah. Sekilas mengingatkan kita pada Mick Jagger di video klip Start Me Up, Rolling Stones. Mosque Of Love, Lantai Dansa, Amatir, Terekam Tak Pernah Mati, Dansa Akhir Pekan, dan Matraman dengan sukses mereka bawakan. Setelah The Upstairs tampil, terjadi jeda yang cukup lama ke band selanjutnya. Alhasil, terjadi perubahan waktu. Para penonton mulai merasa jenuh hingga akhirnya White Shoes And The Couples Company naik keatas panggung. Dengan konsep mini akustik, mereka terlihat cukup manis dan maksimal. Membuat penonton melupakan kejenuhannya tadi dan ikut bernyanyi dan bergerak berirama mengikuti alunan lagu. Terbukti ketika lagu terakhir Matahari usai, penonton berteriak “we want more” berkali-kali hingga mereka akhirnya membawakan Windu Defrina sebagai encore penampilan mereka.
Sebagai penutup Music Gallery tahun ini, Gugun Blues Shelter tampil tanpa basa-basi dengan menghajar panggung. Raungan gitar terdengar begitu membahana, ditambah pukulan drum dan dentuman bass yang powerfull. Penonton dibuat terkagum-kagum ketika Gugun memainkan lead-lead blues-nya hingga tak jarang penonton memberikan applause kepadanya. Meski banyak kendala yang terjadi, tapi jika melihat band-band yang tampil malam itu, sepertinya kita cukup terpuaskan, dan semoga tahun depan dapat kembali diadakan.

Written : agildaridulu
Photography : Hardiman Widja


Sabtu, 10 Maret 2012

MUSIC GALLERY 2012



Music Gallery is the biggest annual music event held by BSO Band FEUI, Which have
successfully made its debut last year with the theme “Indiedecade”.
This year BSO Band FEUI presents you The 2nd Music Gallery “Discography”.
We choose discography as our theme this year because we want to tell you stories of
the artists musical journey that will perform at the show.
Artist
• Dried Cassava
• The Adams
• White Shoes and the couples company
• The Upstairs
• Pure Saturday
• Gugun Blues Shelter
• The Trees and The Wild
• Roman Foot Soldiers
• Backwood Sun
• Cascade
• Swimming Elephants
• Jali-Jali
• Bard Shuffle
• Zorv Plainlied
• R.A.T
• Luscious Monday
• Lundi Groove
• More to be announced…
Date: March 10th 2012
Venue: Upper Room, Annex Building near Pullman Hotel (formerly Nikko Hotel)
Time: 4pm ‘til midnight.


Tickets:
• 1st Presale Rp.45.000,- *Sold Out
• 2nd Presale Rp. 55.000
• Normal Price Rp. 75.000 (on the spot)
More Info :
• Tumblr: musicgallery2012.tumblr.com
• Twitter: @2ndMusicGallery (Please mention it on your twitter /
Adlibs)
• CP: Rama – 08119208485 (For tickets only) / Brena – 081281121605

Minggu, 26 Februari 2012

THE RRRESPECTA ARTIST

“2010 SENIMAN BUTUH SEX”, “BERBEDA DAN MERDEKA 100%”. Tag-line tersebut kerap kita dengar, bahkan positif menghiasi ruang publik di seantero Jakarta dan di luar Jakarta (bahkan negara tetangga). YEZZ seniman yang SUPER-RRRESPECTA ini sangat akrab di panggil RHARHARHA. Yup, lulusan IKJ (Fakultas Seni Rupa) ini adalah Director ISAD (Indonesian Street Art Database) dan Founder + Director RESPECTA Street Art Gallery (galeri online). Sudah banyak pula penghargaan yang di berikan kepada RHARHARHA, seperti; Award Best in Art (The Best of 2011 JUICE Magz Indonesia), Certificate of appreciation as a speaker “Sociology Summit“ at The faculty of Social Science & Political - University of Indonesia 2011, dan masih banyak lagi.

Nah, jadi kebayangkan betapa ciamik dan whoozzaa seorang Street Artist (seniman yang menggunakan ruang publik untuk menyuarakan pendapat) dan Tape Artist (seniman yang menggunakan media lakban) ini. Ingin kenal lebih dekat lagi dengan seniman super cerdas ini? Berikut adalah interview saya (mewakili tim M.A.L.U.) dengan RHARHARHA (berhubung RHARHARHA super sibuk, maka dari itu interview via online is okay) skoy!



Nama : Andi Riyanto S.Sn (a.k.a) Andi RHARHARHA
Tempat, Tanggal Lahir : Indonesia, 28 Juni
Status : Single
Email : andirharharha@gmail.com
Twitter : @RHARHARHA

#M.A.L.U.
Hi gengs, bisa di jelasin latar belakang nama RHARHARHA?
#RHARHARHA
RRRasa hormatku padamu teman, sesuatu berangkat dari hal sederhana TEMAN MAN.
#M.A.L.U.
Karya terbesar seorang RHARHARHA?
#RHARHARHA
Cinta.
#M.A.L.U.
Aiihh sedap! :) Inspirasi membuat quotes yang ciamik itu dari mana gengs?
#RHARHARHA
Sex, Art, Love & Beer.
#M.A.L.U.
Quotes untuk tahun ini apa tuh gengs?
#RHARHARHA
"2012 RHARHARHA fokus menyerap energi positif yang tersisa".
#M.A.L.U.
Intisari Berbeda & Merdeka 100% apa tuh gengs?
#RHARHARHA
Gerakan sosial untuk memperjuangkan keberagamaan, toleransi dan nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia!!
#M.A.L.U.
Arti seni dari seorang RHARHARHA?
#RHARHARHA
Syarat mutlak gerakan sosial adalah KREATIVITAS SOSIAL, yaitu salah satunya dengan SENI.
#M.A.L.U.
Mengapa menggeluti street art sih gengs? Atau ada yang lain?
#RHARHARHA
Street Art lebih senang mengamati, karena gw sekarang fokus bersama kawan-kawan di ISAD melakukan aktivitas pengarsipan. Yang lain Urban Art: Seni yang berkembang seiring perkembangan kota yang dipengaruhi banyak faktor urban, salah satunya teknologi media internet. Media ini juga sangat berpengaruh terhadap interaksi hubungan antar manusia.
#M.A.L.U.
Tema apa saja yang biasa divisualisasikan ke dalam street art?
#RHARHARHA
Biasanya berdasarkan momentum atau isu tertentu, misalnya: "BUBARKAN FPI". Teks itu mewakili gambaran rekaman visual kekerasan yang dilakukan FPI dalam memori kolektif warga masyarakat Indonesia.
#M.A.L.U.
Apa diharuskan dengan tema isu politik dan sosial?
#RHARHARHA
Itu hanya sebagian pilihan aja. Apapun profesi lu pasti punya sikap dan pilihan ke depannya bisa memposisikan lu ke dalam masyarakat. Ada yang bertema religi juga banyak, misalnya propaganda spanduk Habib yang suka ngeblok jalan. Kurang street art apa coba? mereka sadar betul kekuatan media visual propaganda yang diletakkan di tempat strategis seperti perempatan jalan.

(RHARHARHA menyuarakan aspirasinya melalui tape art)
(Spanduk "BERBEDA & MERDEKA 100%")
#M.A.L.U.
100hits!! Udah pernah kolaborasi dengan seniman siapa aja gengs?
#RHARHARHA
ROBO WOBO, Artkelso, Ale Antipony, Bujangan Urban, POPO, Hafiz Rancajale, Syaiful Ardianto, Irwan Ahmett, Taring Padi, Cyclown Circus, Dinas Artistik Kota, BaBay Ricky Janitras.
#M.A.L.U.
Denger-denger nih, seniman street art itu akan sah apabila si seniman ini harus hidup di jalanan, apa bener harus kaya gitu gengs?
#RHARHARHA
Street artist berkarya menggunakan ruang publik, bukan harus tinggal di jalan. Itu mah gembel namanya.
#M.A.L.U.
Hehehe bener-bener, biar jelas gengs maksudnya :D Kegiatan RHARHARHA selain di bidang seni apa tuh?
#RHARHARHA
Warga masyarakat biasa.
#M.A.L.U.
Film favourite RHARHARHA?
#RHARHARHA
Exit Through The Gift Shop.
#M.A.L.U.
Kalo musik favourite?
#RHARHARHA
Dangdut Koplo Remix, Drum n Bass + Dub Step, Reggae, Dub, Keroncong, Agnes Monica, Belah Duren Jupa Vs Depe, Marjinal, Homicide, Kecapi Sunda, HipHop,K-POP hahaha, Cambodian Space Project, Benyamin, Mozart & Bethoven.
#M.A.L.U.
Hahaha bener-bener nge-mix banget!! Proyek Street art yang sedang berjalan apa tuh gengs?
#RHARHARHA
ISAD (Indonesian Street Art Database).
#M.A.L.U.
Kita ngomongin kesibukan nih, selain berperan aktif dalam kehidupan seni kamooh juga berperan sebagai Founder + Director RESPECTA Street Art Gallery juga, bisa di jelaskan apa sih R.S.A.G. itu?
#RHARHARHA
"THE POWER OF RESPECTA" (jika kita memberikan rasa hormat kepada orang lain, mereka akan memberikan respon balik kepada kita). Kami sekelompok street artist yang sejak tahun 2010 berinisiatif mendirikian galeri online sebagai wadah untuk saling berbagi tentang perkembangan dan aktivitas street art di Indonesia. RESPECTA terbuka bagi para pelaku street art dalam kaitannya dengan aspek sosial, politik, dan budaya di tanah air, seperti masalah perebutan ruang publik, kekerasan, kemanusiaan, dan sebagainya. http://www.respectastreetartgallery.com


#M.A.L.U.
SKOYY!! Sedangkan ISAD itu sendiri apa tuh gengs? Kan kamooh Director-nya tuh.
#RHARHARHA
Indonesian Street Art Database (ISAD) adalah sebuah lembaga nirlaba yang bekerja untuk mendorong kemajuan street art di Indonesia melalui: pengarsipan dan pendokumentasikan karya maupun aktivitas street art, mengkaji dan mewacanakan street art melalui riset, penulisan, diskusi, seminar, dan festival; perluasan jaringan street art baik di Indonesia maupun luar negeri; dan penciptaan karya street art yang berbasis riset. Indonesia Street Art Database terbuka untuk publik, baik peneliti, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang memiliki ketertarikan untuk kemajuan street art Indonesia.


(Salah satu aksi mural dari RHARHARHA)

#M.A.L.U.
Cerdasss!! :) Ada keinginan bikin galeri sendiri gak? Apa udah punya gengs?
#RHARHARHA
Gw udah pernah punya punya http://www.youtube.com/watch?v=7YW7Hp3apmE
#M.A.L.U.
Nah, silahkan di cek teman-teman pe-M.A.L.U. Kemarin kan beberapa minggu lalu kamooh diundang ke Myanmar, boleh di ceritakan gak kegiatan disana?
#RHARHARHA
Gw diundang untuk buat karya lakban, tapi gw juga bawa karya kawan-kawan street art untuk gw pamerin di sana; karya poster dan sticker. Gw juga presentasi perkembangan street art di Indonesia.
#M.A.L.U.
AASSOOYYY!! :) Gambaran street art di Indonesia dibandingkan dengan negara lain apa tuh gengs?
#RHARHARHA
Kita paling oke menurut gw, karena punya lokal kontens.
#M.A.L.U.
Setuju!! Langkah kedepan kamooh apa tuh gengs?
#RHARHARHA
Mau kawin hahahaha..
#M.A.L.U.
AMIN!! Terakhir nih gengs, pesan untuk teman-teman pe-M.A.L.U. dan street artist kita di Indonesia apa tuh?
#RHARHARHA
Tetaplah menjalani hidup dan selalu belajar dari alam raya, dan belajarlah dari orang-orang luar biasa di sekelilingmu, yaitu salah satunya kamooh :)
#M.A.L.U.
:)



Grab.It.Fast

Tantangan untuk RHARHARHA!! Pilih salah satu, atau dua, bahkan tidak keduanya. :) LET'S PLAY with Grab.It.Fast!!

#Dede-dede Slurpee / Dede-dede MixMax -> Dede-dede Slurpee
#Mural / Tape Art -> Tape Art
#Modern Art / Traditional Art -> Dua-duanya
#Xenia / Yaris -> Nggak dua-duanya
#Digital / Analog -> Digital
#Dub Step / Drum n Bass -> Dua-duanya
#"Kamooh" / "Geng" -> Kamooh anggota geng jejaring kreatif 
#MPR / DPR -> Gw coret dua-duanya (MPR / DPR)
#Marimba / Disko jalur pantura -> Disko jalur pantura
#3 kata untuk Street Art -> Street + Art = Street Art


Written : aldooink
Photo : super-rharharha.blogspot.com + google + aldooink (gif)

Selasa, 14 Februari 2012

Pesta Kostum di HelloFest8


Untuk kesekian kalinya, HelloMotion Academy School of Animation & Creativity kembali mengadakan perhelatan akbar yang bernama HelloFest, sebuah festival tahunan yang bertujuan menjadi wadah kreatif  bagi anak muda untuk mengekspresikan diri mereka melalui karya dan mengembangkan budaya pop di Indonesia.  Tahun ini HelloFest hadir dengan nama baru, yaitu HelloFest8 Anima Expo. Acara yang diselenggarakan pada hari sabtu, 4 Februari 2012 di gedung Balai Kartini, Jakarta dan bertempat di Nusa Indah Theater dan Kartika Expo.

     HelloFest8 Anima Expo tahun ini tetap dengan konten acara utama, mengadakan Festival Film Pendek (HelloFest Movies)Kompetisi Cosplay (KostumMasa)dan Eksibisi produk-produk Pop Culture (Pasar HelloFest). Selain itu HelloFest8 Anima Expo juga mengadakan Lomba Desain Kaos Mandiri dengan bertemakan "Eksotika Indonesia" yang didukung penuh oleh Bank Mandiri yang juga berperan sebagai sponsor utama. Acara HelloFest8 Anima Expo tahun ini semakin lengkap dengan didatangkannya pakar pop culture kenamaan dari Inggris, Fread Deakin, pendiri Airside studio London yang juga menjadi juri festival film pendek (HelloFest Movies) tahun ini.



Antrian di depan pintu masuk gedung Kartika Expo

Sejak pagi para pengunjung sudah mulai berdatangan, bahkan sebelum acara dimulai mereka rela mengantri  dan berdesak-desakan di depan pintu masuk. Tepat pukul 10.00 WIB, acara HelloFest8 resmi dibuka. Para pengunjung yang sejak tadi menunggu, akhirnya bersama-sama masuk dan bertumpah-ruah di dalam gedung Kartika Expo yang menyajikan segala macam produk-produk pop culture. Seperti tokoh-tokoh animeaction figuremovies merchandisestreet fashion, dan berbagai macam aksesoris-aksesoris buatan tangan. Selain itu para pelaku industri kreatif beserta gathering dari komunitas-komunitas kratif dan unik juga turut serta meramaikan acara pasar HelloFest8 ini. Besarnya animo masyarakat berhasil membuat pihak panitia acara kelabakan oleh jumlah pengunjung yang hadir.




Salah satu panggung HelloFest 8 Anima Expo



Suasana pasar HelloFest 8


      Sementara di gedung Nusa Indah Theater kompetisi Cosplay (KostumMasa) juga berlangsung menarik. Banyaknya peserta KotumMasa tahun ini yang berjumlah ribuan, berhasil memecahkan rekor sebagai costume player (Cosplay) terbanyak di Indonesia. Para pengunjung yang tidak sempat mendaftar pun, turut hadir dengan mengekspresikan dan menciptakan kostum-kostum yang tidak kalah unik.




 Pengunjung yang ingin menyaksikan kompetisi KostumMasa




Lucu atau menyeramkan?



Persiapan terakhir sebelum pentas


Rambut palsu, ciri khas dari para cosplayer (Cosplay)


Antusias pengunjung menyaksikan kompetisi KostumMasa



Salah satu penampilan peserta kompetisi KostumMasa



     Pada pukul 18.30, acara terakhir dari serangkaian acara yang diadakan dalam HelloFest8 tahun ini adalah, screening finalis festival film pendek. Dari ribuan film yang sudah masuk, akhirnya terpilih 25 finalis yang memperebutkan 4 kategori lomba, yaitu Best Movie, Best Favourite MovieBest Animation dan Best Favourite Animation. Selain itu, lima karya terbaik dari kategori animasi akan diikutsertakan dalam kompetisi ASIAGRAPH, di Tokyo, Jepang. Selama hampir 2 jam pemutaran berlangsung, berbagai komentar dilontarkan oleh para pengunjung mengenai film yang diputar. Bahkan ada beberapa film pendek yang memberikan hiburan tersendiri bagi para pengunjung yang hadir sehingga berhasil membuat mereka berdecak kagum sekaligus terpukau.

Fread Deakin

     Selesai pemutaran film, Fread Deakin pakar pop culture dari Inggris naik ke atas panggung untuk berbagi pengalamannya dan sharing session tentang perkembangan inovasi industry pop culture di dunia. Selain itu, beliau juga menjelaskan strategi komersialisasi produk animasi dan motion graphics. Tepat pukul 22.00 wib, akhirnya MC mengumumkan ke-5 pemenang kompetisi film pendek HelloFest Movies sekaligus menutup acara HelloFest8 Anima Expo tahun ini.

Written : Dimzkribs

Jumat, 10 Februari 2012

Classic Rock di Masa Kini

     Tidak mudah untuk mencapai sebuah kejayaan. Begitu-pun dalam urusan bermusik. Tapi itu tidak mempengaruhi niat dari Cliffhangers untuk tetap meramaikan kancah musik Rock di Indonesia. Cliffhangers yang terbentuk di tahun 2007 ini, mencoba memberikan karya-karya mereka yang idealis dengan karakter mereka sendiri.
     Dengan beranggotakan Nanggala(Vocal & Guitar), Angga(Guitar), Adit(Bass), dan Donny(Drum), Cliffhangers yang mengambil nama dari sebuah film di tahun 1993 ini mencoba menyuguhkan musik Rock yang cukup menghentak disetiap lagu mereka. Bongkar pasang personil diawal terbentuknya band ini pun tidak menjadi hambatan yang berarti, karena terbukti hingga saat ini mereka masih mampu bertahan. Beberapa panggung di Jakarta dan sekitarnya pun telah dapat mereka taklukan.
Banyaknya pengaruh band disetiap personil tidak membuat mereka kesulitan dalam menciptakan karya selama masih berada didalam payung Rock itu sendiri. Kita bisa menemukan beberapa nuansa Led Zeppelin, ACDC, Deep Purple, Jimmi Hendrik, dan yang lainnya di setiap lagu mereka.
      
    
http://myspace.com/cliffhangerssquad
http://reverbnation.com/cliffhangers
http://twitter.com/Cliffhangers_


Written : agildaridulu

Rabu, 08 Februari 2012

Wacana Gender Dalam Seni Rupa Indonesia


Salah satu rangkaian bedah buku seri catalog data IVAA #1 Rupa Tubuh, yang saya hadiri adalah sebuah  diskusi yang membahas tentang wacana gender dalam seni rupa Indonesia. Dua pembicara yang begitu  kompeten di bidang masing-masing, dihadirkan ke dalam forum yang digelar pada hari senin, 23 Januari 2012, di KOMNAS Perempuan, Jakarta.

Heidi  Arbuckle
Pembicara pertama ini adalah seorang peneliti seni dan aktivis media. Dalam diskusinya, Heidi Arbuckle memaparkan tiga pendekatan terhadap penerapan atau penggunaan wacana gender di dalam seni rupa Indonesia. Pendekatan pertama adalah pendekatan yang sangat dominan di dalam menerapkan wacana gender seni rupa di Indonesia. Mengapa? Karena gender itu sendiri selalu diangkat dan diidentikan dengan  sosok seorang  perempuan, baik sebagai subyek maupun obyek didalam sebuah karya seni. Namun, sering kali para seniman rupa laki-laki justru ikut meminggirkan atau memojokkan perempuan dari pembahasan wacana dominan di dalam seni rupa itu sendiri. Sehingga semua seniman rupa perempuan mempunyai isensi yang sama.

Lalu lanjut ke pendekatan kedua, pendekatan ini sangat menarik perhatian Heidi Arbuckle, karena pendekatan ini merupakan sebuah terobosan baru di dalam buku ini. Dimana tubuh perempuan selain menjadi sebuah obyek, juga dapat berperan sebagai sarana untuk membentuk subyektifitas model sang seniman.  Terakhir, pendekatan ketiga yang sangat jarang diterapkan oleh seniman laki-laki dalam pembahasan mengenai gender seni rupa di Indonesia. Karena gender dalam artian di dalam pendekatan ini, merupakan sesuatu yang bersifat pertularan dan gender itu sendiri berfungsi sebagai sistem penandahan. 

Dari ketiga pendekatan wacana gender di dalam buku rupa tubuh, Heidi Arbuckle menyimpulkan  subyektifitas dalam mempresentasikan kemaskulian yang dominan serta tubuh maskulin yang hedoseksual, masih belum cukup untuk dibahas di dalam buku ini. Sehingga paradigma dominan sejarah seni rupa di Indonesia,  jarang diganggu gugat.

Tubuh arsip seni rupa Indonesia adalah tubuh yang maskulin.

Setelah memaparkan ketiga pendekatan tadi, mbak Heidi menawarkan sedikit pemikiran mengenai arsip seni rupa Indonesia dan cara mempresentasikan isu gender yang dibahas di dalam buku ini. Selain mengatakan bahwa arsip seni visual adalah alat pembacaan atau judul dari diskusi ini, belum terlalu terlihat usaha IVAA dalam menerapkan pemahaman arsip di dalam buku ini. Definisi yang menarik tentang arsip, menurut Heidi Arbuckle adalah yang melihat arsip itu sebagai konsepsuasi kekuasaan. Maksudnya arsip itu tidak hanya sekedar produksi pengetahuan saja, tetapi juga melihatnya sebagai pertaruhan kekuasaan atas re-presentasi.

Bagaimana mencari strategi alternative dalam mempresentasi isu gender seni rupa di Indonesia?
Sangat sederhana, jawabnya. Strategi yang pertama, seniman perempuan tidak usah diserabut atau dipisahkan dari pembahasan tentang  paradigma dominan seni rupa. Sehingga sangkut pautnya sangat erat dengan persoalan gender. Kemudian strategi yang kedua, kemasan yang dominan dalam wacana seni rupa di Indonesia menurut saya harus segera diangkat, harus diganggu dan harus dibongkar. Sehingga pertanyaan-pertanyaan seperti, "kenapa seniman perempuan ter-marjinalkan didalam seni rupa, atau kenapa musti ada istilah seniman perempuan", dapat dijawab dengan mudah kalau kita berbalik ke persoalan konstruksi kemaskulinan dalam proses menjadi seniman modern

Saya melihat usaha IVAA dalam mempresentasikan isu gender seni rupa di Indonesia adalah mengumpulkan fregmen-fregmen yang terpinggirkan atau fregmen-fregmen feminim. Tetapi saat mengumpulkan kembali, menurut saya fregmen-fregmen ini malah dipisahkan dari konteks/wacana yang dominan ini, tutupnya.



Saras Dewi
Selain menulis tema-tema sosial, budaya dan politik, pembicara kedua di acara diskusi itu adalah, Saras Dewi ketua dan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia. Dalam diskusi itu, Mba Saras Dewi membuat makalah yang berjudul Tubuh Perempuan; Suatu Resistensi Terhadap Metanarasi. Di dalam pembahasan makalahnya, Saras Dewi membagi atas 3 bagian:
1. Tubuh Alien
2. Atas Nama Keindahan
3. Seni & Pembebasan.

Dalam tubuh alien, Saras Dewi menjelaskan bagaimana konsep tubuh perempuan selalu datang dari otoritas diluar dirinya. Mengapa alien? Karena wanita mengalami dua alienasi. Pertama, merasa asing yang tentunya berbeda dengan laki-laki. Dan yang ke-2, merasa asing dengan dirinya sendiri. Namun alienasi ini sangat berbahaya bagi perempuan, mengapa? Karena the other dari perempuan, membuat kesadarannya berjarak dari kesadaran tentang tubuhnya. Saras Dewi pun menjelaskan tubuh perempuan bukanlah sebuah tubuh individual. Tubuh perempuan milik sosial, tubuh yang seharusnya menjadi aktualisasi kebebasan seseorang, kini telah dikonstruksikan oleh hukum agama, kesantunan, dll. Tubuh perempuan sudah ditentukan oleh budaya patriarki, ia selalu menjadi objek yang diluar, asing, tidak alamiah dan komplementer bagi lelaki. Hal itulah yang menyebabkan perempuan merasa asing dengan tubuhnya sendiri.

Saras Dewi juga mengkritik sebuah kutipan Basoeki Abdullah. “Perempuan itu lebih cocok dilukis daripada sebagai pelukis”. Dari kutipan itu, Saras Dewi meenjelaskan dua sisi yang berbeda. Disatu sisi perkataan, kutipan ini sangat menyanjung wujud perempuan sebagai objek seni yang indah, tetapi di sisi yang sesungguhnya, perempuan tidak dianggap layak menjadi subjek yang memiliki gagasan ketika di hadapan sebuah kanvas. Basoeki Abdullah hanya melihat perempuan sebatas permukaan kulitnya. Ia (perempuan) tidak dianggap sebagai subjek yang berpikir dan memiliki sensibilitas. 

Keindahan tidak selalu menjadi pujian untuk perempuan. Justru terdapat sebuah permainan yang subtil, indah = benar = baik = santun, hingga menjadi sebuah identitas yang dikonstruksikan.

Dibagian penutup Saras Dewi menegaskan bahwa seni, menjadi instrument paling penting dalam mengangkat isu-isu feminisme, yang telah menjadi mediun bagi narasi-narasi partikular. Seni juga berguna untuk melawan grand narasi atau metanarasi yang mengkulturkan perempuan. Seni itu sendiri berfungsi untuk meretas ruang baru untuk memahami tubuh perempuan.

Sesi lanjutan dari diskusi itu adalah tanya-jawab. Dalam sesi ini pembicaraan tentang wacana gender seni rupa di Indonesia berjalan lebih mendalam dan sangat menarik, hingga akhirnya forum tuklar pendapat itu harus ditutup meski beberapa hadirin perlu melakukan pembahasan lebih lanjut.

Written  : Dimzkribs
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More