Senin, 19 November 2012

Blues Is Heaven



Oleh Bimbi Mahesa Putera



Sabtu, 13 Oktober 2012 kemarin, festival musik blues terbesar se-Asia Tenggara yaitu DJARUM SUPER JAKARTA BLUES FESTIVAL 2012, sukses  menyuguhkan sebuah education tentang perkembangan musik blues yang soulful dan memiliki karateristik yang khas kepada penikmat musik blues yang hadir di Tennis Indoor Senayan. Dengan mengusung tema "EXPERIENCE THE MUSIC FROM WITHIN” yang artinya; Jelajahi Keragaman Musik Blues nan Inspiratif dan Segar, perhelatan festival yang diciptakan oleh InaBlues (Asosiasi Blues Indonesia) ini menghadirkan 4 musisi blues Internasional seperti Davy Knowles (UK), Guy Davies (USA), Bill Sims Jr (USA), Jan Ankkerman (Netherlands) dan Bleu Rascals (Philippines). Djarum Super Jakarta Blues Festival 2012 dibuka oleh penampilan band garage rock asal kota Bandung, The S.I.G.I.T yang tampil enerjik dengan musik rock yang khas di atas panggung Red Stage. Meskipun diguyur oleh keringat dan berpayungkan terik sinar matahari, namun Rekti dkk terus menjaga dan memacu kecepatan iramanya hingga lagu terakhir dikumandangkan. Tidak beberapa lama kemudian, giliran Endah N Rhesa tampil di Blue Stage. Suasana intim sangat kental terasa saat berada di muka panggung. Kemesraan dan kekompakkan duo pop suami istri ini, berhasil mereka tampilkan lewat aksi panggung yang unik, dengan membuat aransemen yang berbeda pada setiap lagu yang dimainkannya. 



Kemudian beralih ke Red Stage, dimana Jakarta Blues Connection feat. Lala Karmela tengah asyik berdendang ria di atas panggung. "Merupakan sebuah kehormatan dan pengalaman yang hebat bisa tampil bersama Jakarta Blues Connection di sebuah festival besar ini", ujar wanita yang telah menelurkan dua buah album dan mulai dikenal publik Filipina sebagai penyanyi solo ini. Aksi panggung lainnya yang bertempat di White Stage adalah, Dis & That. Band dengan aliran musik Funky Blues Brush Jazz ini membawakan lagu-lagu yang hampir sama saat tampil di Java Soulnation 2012 kemarin. Menjelang sore hari, suasana disekitar Tennis Indoor Senayan mulai ramai dipadati oleh hiruk pikuk manusia. Tua, muda, laki dan perempuan silih berganti masuk kedalam venue acara. Teriknya sinar matahari, perlahan mulai luntur berganti dengan hembusan angin sore. Sambil menikmati suasana sore, salah satu musisi internasional, Guy Davis tengah mengadakan coaching clinic di Green Stage. Hampir sebagian penonton memperhatikan dengan serius saat menyaksikan aksi akustik dari musisi yang akan berduet dengan Bill Sims Jr pada malam harinya.



Setelah kenyang menikmati dan menerima education yang diberikan oleh Guy Davis tadi, satu persatu penonton mulai angkat kaki dari Green Stage. Berbondong-bondong mereka menuju ke Red Stage untuk menyaksikan band rock asal Jakarta, The Brandals. Lagu “Brokenheart Blues” didaulat menjadi lagu pembuka yang berhasil membuat sebagian penonton menjadi lebih bersemangat. Penampilan The Brandals pada sore itu menjadi sangat istimewa dengan hadirnya Donny Suhendra, Kartika Jahja, dan Luky Annash yang berkolaborasi dan bersenang-senang bersama Eka Annash dkk. Hingga lagu terakhir dilantunkan, mereka sukses menyajikan sebuah momen dan pertunjukkan aksi panggung yang sangat jarang terjadi didalam sebuah festival musik.

Dari situ saya langsung bergegas lagi ke GREEN STAGE karena The Experience Brothers sedang perform di jam yang sama dengan The Brandals, kakak beradik ini memang selalu menyihir penonton di setiap penampilannya. Tapi ada kejadian lucu saat Daud (drum) membawakan lagu yang disangkanya sudah selesai tapi ternyata di list lagu mereka masih harus membawakan 1 lagu lagi. Sehabis mereka perform semua acara diberhentikan sejenak untuk break maghrib. Menjelang tengah malam, saya langsung ke RED STAGE dimana Jan Akkerman sedang tampil. Jan Akkerman terdiri dari 4 personil termasuk beliau sendiri. Pada awal penampilannya, Jan Akkerman hanya mengimprovisasi lagu dan tidak bernyanyi, tapi terasa sangat pas sekali saat mereka menaik-turunkan tempo lagu sehingga membuat penonton rata-rata bergoyang melihat penampilan Jan Akkerman dan kawan-kawan.



Pada tahun-tahun sebelumnya, InaBlues telah menerima banyak permintaaan untuk menghadirkan musisi blues yang berasal dari tempat lahirnya musik blues. Maka tahun ini kedatangan Guy & Bill berhasil memuaskan para penggemar "Traditional Blues" di Jakarta. Dari WHITE STAGE kami pun langsung beralih lagi ke RED STAGE, disana Gugun Blues Shelter sedang tampil. Seperti biasa Jono selalu berulah, kali ini dia menggunakan pakaian ala Saudi Arabia. Lagu Give Your Love kali ini dibawakan lagi oleh mereka, saya sangat suka setiap mereka membawakan lagu ini. Karena keasyikan melihat penampilan mereka sampai kami lupa ke BLUE STAGE, soalnya disana ada Davy Knowles yang akan tampil. Lalu kami buru-buru berlari kesana, eeeh ternyata oh ternyata saya apes lagi!. Penampilan Davy Knowles baru saja selesai, padahal saya ingin sekali melihat penampilan Davy. Oh iya sedikit info lagi nih buat kalian, Davy Knowles adalah gitaris yang terpilih oleh Gibson Guitars sebagai salah satu "Gibson Guitar Top 10 Guitarist 2012" masa kini. Musisi asal Inggris ini berusia 24 tahun dan ia telah terinspirasi oleh John Mayall Blues Breakers, Eric Clapton, Peter Green, dan Rory Gallagher sejak remaja. Pada tahun 2009, Davy melakukan tur Amerika bersama sejumlah artis besar seperti Jeff Beck dan Joe Satriani. Selain itu Davy juga pernah menjadi opening act dari legenda blues Buddy Guy. Majalah musik ternama di Amerika bahkan menyatakan bahwa dia akan menjadi "The Next Guitar Legend".

Photo: Dian Permana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More